Beranda / Kota Semarang / Film Karya Mahasiswa Unika Soegijapranata Ukir Prestasi di Festival Internasional

Film Karya Mahasiswa Unika Soegijapranata Ukir Prestasi di Festival Internasional

SEMARANG – Mahasiswa Unika Soegijapranata Cornel Yobellakama Innocenci berhasil mengukir prestasi pada festival film internasional. Film pendek bertajuk Confessio yang disutradarainya masuk kategori tiga terbaik pada Mirabile Dictu International Catholic Film Festival 2026. Festival yang memasuki tahun ke-17 itu digelar di Italia.

Rabu, 11 Maret 2026, lalu film itu ditayangkan di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 Unika Soegijapranata. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerja sama Fakultas Bahasa dan Seni Unika Soegijapranata bersama Rumah Khalwat dan Balai Budaya Rejosari Kudus.

Confessio berkisah tentang lelaki pengusaha yang bergelimang harta, juga dosa. Dia melakukan berbagai kecurangan agar usahanya itu sukses. Hingga kemudian, pria tersebut melakukan pengakuan dosa di gereja.

Pada film yang berdurasi kurang lebih 20 menit, Cornel mengajak penonton pada sebuah drama pergulatan batin. Keinginan mahasiswa Program Konsentrasi Digital Performing Arts tersebut didukung oleh pemeranan yang kuat dari para aktor serta tata artistik yang elok.

Tiga aktor utama dalam Confessio adalah Susilo Tri Rahardjo, Asa Jatmiko, dan Winda Kusuma. Asa yang juga dikenal sebagai penyair dan teaterwan berperan pula sebagai penulis skenario. Sementara peran produser dipegang Irianto Gunawan.

Pada sesi diskusi seusai penayangan film, Cornel mengungkapkan bila pembuatan film dilakukan di sebuah gereja tua di Ambarawa. Proses produksi dilangsungkan pada tahun lalu.

Produser Irianto Gunawan menjelaskan, pembuatan film itu juga menjadi upaya RKBBR untuk terus mengembangkan karya kreatif yang melibatkan generasi muda.

“Kami ingin memberi ruang bagi generasi muda untuk terus berkarya. Karena itu kami membentuk GsT Production agar karya-karya seni, termasuk film, dapat terus diproduksi dan berkembang,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unika Soegijapranata GM Adhyanggono SS MA PhD menyampaikan apresiasi atas capaian Cornel.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kampus karena mahasiswa mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kuat secara artistik, tetapi juga memiliki pesan moral yang mendalam,” ujarnya.(PJ1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *