Beranda / Kota Semarang / Lurah Krobokan Resmikan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih

Lurah Krobokan Resmikan Gerai Sembako Koperasi Merah Putih

Plt. Lurah Krobokan, Tintin Mariyana meresmikan gerai sembako Koperasi Merah Putih di wilayah Kelurahan Krobokan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang pada Minggu, 8/2. Peresmian ini bersamaan dengan penyelenggaraan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Laporan Pertanggung Jawaban Tahun Buku 2025 oleh pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Krobokan dengan dihadiri para anggotanya. Selain itu hadir pula perwakilan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, Camat Semarang Barat, dan LPMK Krobokan.

Secara simbolik Tintin didampingi pengurus dan pengawas KKMP Krobokan melakukan pengguntingan pita dan pemotongan tumpeng sebagai tanda dibukanya gerai sembako yang merupakan salah satu badan usaha milik KKMP Krobokan. Gerai sembako KKMP Krobokan saat ini hanya menjual beberapa kebutuhan pokok, seperti minyak goreng, beras, dan mie instan. Dalam peresmian tersebut beberapa anggota turut membeli sembako yang dijual.

Di kesempatan itu Tintin mengatakan, pihaknya mengapresiasi gerak cepat pengurus dan anggota KKMP Krobokan untuk mempercepat pendirian koperasi yang merupakan program pemerintah pusat.

“Hari ini kita melaunching gerai sembako. Saya harap semua anggota bisa ikut nglarisi. Saya menghimbau untuk mengajak warga di tingkat RT dan RW agar bisa bergabung dengan Koperasi Merah Putih. Harapannya kita bisa bersama-sama memajukan Koperasi Merah Putih,” ungkap Tintin.

 

Senada dengan Tintin, Ketua KKMP Krobokan, Kusmiyati juga berharap agar langkah pemajuan KKMP dilakukan dengan lebih memasifkan perekrutan anggota sehingga semakin besar pula potensi permodalan kolektif yang bisa dikelola bersama. Sejauh ini KKMP Krobokan telah memiliki 112 anggota dalam perhitungan Desember 2025. Ia juga meminta semua anggota terlibat aktif untuk membicarakan kemajuan KKMP Krobokan.

“Koperasi ini dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Saya berharap ada peran aktif anggota. Karena tanpa peran aktif anggota, koperasi tidak bisa berjalan sesuai harapan,” imbuh Kusmiyati.

Secara jumlah keanggotaan untuk beberapa tahun ke depan, KKMP menargetkan sedikitnya mencapai 1000 orang. Sementara di 2026 ini setidaknya bisa menambah jumlah anggota hingga 500 orang.(T)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *