GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten Grobogan menyelenggarakan prosesi adat Boyong Grobog, Selasa, 3 Maret 2026, sebagai penanda sejarah perpindahan pusat pemerintahan dari Kelurahan Grobogan ke Purwodadi pada tahun 1864.
Turut hadir Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, putra daerah Grobogan. Berbicara di pendapa kabupaten, ia membagikan kenangan masa kecil ketika kondisi jalan masih banyak yang belum memadai dan ketersediaan air bersih saat kemarau terbatas. Perubahan yang terjadi hingga saat ini, menurutnya, menunjukkan pembangunan berjalan secara bertahap dan terus diupayakan agar semakin merata.
Ia juga menegaskan peran Grobogan dalam mendukung swasembada pangan nasional serta membuka ruang komunikasi apabila terdapat kendala di lapangan, termasuk persoalan pupuk, agar dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi yang baik.
Menurutnya, berbagai program dan kegiatan pertanian ke depan akan mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, baik dalam bentuk penguatan sarana prasarana, peningkatan produktivitas, hingga pengembangan inovasi pertanian modern.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Grobogan sebagai lumbung pangan strategis.(PJ1)







